Diskusi: The small world phenomenon and the science of social networking

May 5th, 2010

Kuliah Umum: Sains Jejaring Sosial

March 27th, 2010

UPDATE: Video kuliah umum ini bisa dilihat di: http://www.youtube.com/watch?v=XucwUcU9yNw

Acara: KULIAH UMUM
Pembicara: Roby Muhamad
Tanggal: Jumat, 9 April 2009, pkl 14.00 – 16.00
Tempat: Auditorium Gedung H. FPsi UI

Pendaftaran email ke Henny <henny_herdiani@yahoo.com> dengan Subject: Daftar Kuliah Umum Roby Muhamad. Sertakan jumlah orang yang akan datang.

Abstrak:

Sains Jejaring Sosial

Dalam kuliah umum ini akan dibahas bagaimana berbagai fenomena terkini seperti facebook, twitter, krisis moneter, penyebaran penyakit, mobilisasi sosial politik, dan penyebaran trend budaya membantu pengembangan sains jejaring sosial. Secara singkat juga akan dipaparkan sejarah intelektual jejaring sosial yang dimulai oleh psikolog Stanley Milgram tahun 1960an, yaitu mengenai fenomena Small-world (six degrees of separation), hingga riset jejaring di abad 21 ini. Argumen dibalik berkembangnya sains jejaring sosial ini adalah bahwa di dunia yang semakin terkoneksi ini, penting untuk mengetahui struktur koneksi tersebut berikut implikasinya bagi
perilaku individu maupun kolektif.

Jejaring Teroris

March 17th, 2010

Hari ini berita utama Kompas melaporkan bahwa “Teroris berjejaring dalam sistem kekerabatan“. Saya ingin sedikit berkomentar mengenai apa arti atau implikasinya jika kita melihat terorisme sebagai fenomena jejaring.

Read the rest of this entry »

Disertasi: Search in Social Networks

February 25th, 2010

Disertasi saya yang membahas hubungan antara struktur jejaring sosial dan bagaimana individu mencari sesuatu (misalnya pekerjaan, jodoh, informasi, investor dll) di jejaring sosial – atau lebih dikenal sebagai networking – bisa di download di sini. (4,2 MB).

Kritik the Tipping Point

February 21st, 2010

Sebagai alternatif dari marketing yang menggunakan media massa yang harganya mahal, word-of-mouth marketing menawarkan janji indah: pesan dapat menyebar dengan sendirinya seperti epidemik  asal kita tahu bagaimana membuat pesan dan memilih  orang yang tepat untuk memulainya. Orang yang dianggap mampu membuat epidemik sosial ini biasa disebut influencers. Tantangannya tinggal bagaimana menemukan para influencers ini. Pandangan ini menjadi populer setelah Malcolm Gladwell menulis buku The Tipping Point yang laris di seluruh dunia.

Selanjutnya, teori influencers ini dikritisi oleh beberapa ilmuwan – diantaranya Duncan Watts (DW) yang sebelumnya profesor sosiologi di Columbia Univ. dan sekarang memimpin grup riset sosial di Yahoo! -  setelah mereka melakukan beberapa studi eksperimen dan simulasi.

Read the rest of this entry »


Switch to our mobile site